KARANTINA PERTANIAN TIMIKA

PROSEDUR & PERSYARATAN KARANTINA TUMBUHAN



KARANTINA TUMBUHAN DOMESTIK

  1. Dilaporkan dan diserahkan kepada petugas Karantina Tumbuhan untuk keperluan Tindakan Karantina.*
  2. Dilengkapi sertifikat kesehatan tumbuhan (KT 12) dari area asal bagi tumbuhan dan bagian-bagiannya, kecuali media pembawa yang tergolong benda lain.*
  3. Melalui Tempat Pemasukan/pengeluaran yang telah ditetapkan.

  1. Melalui Tempat Pemasukan/pengeluaran yang telah ditetapkan
  2. Dilaporkan dan diserahkan kepada petugas Karantina Tumbuhan untuk keperluan Tindakan Karantina, Pelaporan dilakukan secara tertulis dengan mengisi form permohonan SP1.

KARANTINA TUMBUHAN EKSPOR

  1. Melalui Tempat Pengeluaran yang telah ditetapkan.*
  2. Dilaporkan dan diserahkan kepada petugas Karantina Tumbuhan untuk keperluan Tindakan Karantina. Media Pembawa berupa barang muatan, pelaporan dilakukan paling lambat 1 x 24 jam sebelum Media Pembawa dimuat ke atas Alat Angkut.Media Pembawa berupa barang bawaan penumpang dan kiriman pos, pelaporan dilakukan paling lambat pada saat tiba di Tempat Pengeluaran .*
  3. Media Pembawa yang akan dikeluarkan dari dalam wilayah Negara Republik Indonesia harus memiliki Sertifikat Kesehatan Tumbuhan apablia dipersyaratkan oleh negara tujuan .
  4. Persyaratan negara tujuan dapat berupa: 1. surat izin pemasukan (import permit) negara tujuan 2. sertifikat perlakuan 3. sertifikat keamanan pangan untuk Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) 4. perlakuan 5. keterangan tertulis Media Pembawa berasal dari tempat produksi bebas OPT 6. surat izin pemasukan (import permit) negara tujuan 7. keterangan tertulis Media Pembawa berasal dari kebun yang telah diregistrasi 8. keterangan tertulis tempat penyimpanan Media Pembawa

  1. Setelah menerima pelaporan dan penyerahan media pembawa, petugas karantina tumbuhan akan melakukan pemeriksaan administratif
  2. Kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan.
  3. Kebenaran isi dokumen meliputi jenis, jumlah, dan asal Media Pembawa.
  4. Keabsahan meliputi dokumen yang diterbitkan oleh institusi yang berwenang, masa berlaku, dalam keadaan utuh dan terbaca, asli, salinan atau copy yang telah dilegalisir oleh institusi yang berwenang dilengkapi dengan tanda tangan dan stempel institusi.
  5. Kesesuaian informasi antara permohonan dengan dokumen yang menyertai Media Pembawa.

KARANTINA TUMBUHAN IMPOR

  1. Melalui Tempat Pengeluaran yang telah ditetapkan.
  2. Dilaporkan dan diserahkan kepada petugas Karantina Tumbuhan untuk keperluan Tindakan Karantina. Media Pembawa berupa barang muatan, pelaporan dilakukan paling lambat 1 x 24 jam sebelum Media Pembawa dimuat ke atas Alat Angkut.Media Pembawa berupa barang bawaan penumpang dan kiriman pos, pelaporan dilakukan paling lambat pada saat tiba di Tempat Pengeluaran.
  3. Bebas dari kulit kayu.
  4. Dibubuhi marka.

  1. Pelaporan dan penyerahan kemasan kayu kepada Petugas Karantina Tumbuhan di tempat pemasukan dilakukan paling lambat pada saat kemasan kayu tiba, sebelum dikeluarkan dari tempat pemasukan.
  2. Pelaporan dilakukan secara tertulis dengan Mengisi Form Permohonan Pemasukan Kemasan Kayu.
  3. Petugas Karantina Tumbuhan akan melakukan pemeriksaan berdasarkan Analisis Risiko Organisme Penggangu Tumbuhan, negara asal, jenis komoditas yang dikemas, dan/atau kinerja pemilik.
  4. Apabila kemasan kayu tidak dibubuhi marka maka akan dilakukan tindakan perlakuan
  5. Apabila marka tidak sesuai dengan ketentuan internasional yang berlaku maka akan dilakukan tindakan perlakuan
  6. Apabila kemasan kayu tidak bebas dari OPTK maka akan dilakukan tindakan perlakuan
  7. Apabila tindakan perlakuan tidak dapat dilakukan, dikenakan tindakan penolakan
  8. Apabila marka kemasan kayu sesuai dan/atau telah diberikan perlakuan maka akan dilakukan tindakan pembebasan